Mahasiswa Baru di Program Pascasarjana berasal dari Mahasiswa seleksi Reguler dan Mahasiswa Pindahan (Transfer).

Mahasiswa Reguler

Sistem seleksi mahasiswa baru Reguler Pascasarjana UNIPA Surabaya dilakukan dengan menggunakan:

1.       Tes Potensi Akademik yaitu dengan menjawab soal-soal yang menggambarkan potensi akademik dari calon mahasiswa

2.       Tes Wawancara yaitu untuk mendalami kemampuan calon mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan di Pascasarjana yang dilihat dari pengalaman clan kemampuan finansial

3.       Tes TOEFL dengan skor minimal 450 yaitu untuk mengukur kemampuan calon mahasiswa dalam menguasai Bahasa Inggris

 

Mahasiswa Pinclahan (Transfer)

Untuk Mahasiswa Transfer di Program Pascasarjana UNIPA Surabaya dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:

1.       Alih kredit alihan adalah kredit yang diberikan sebagai penghargaan atas pengalaman belajar atau kegiatan akademik yang dilakukan mahasiswa di luar Program Pascasarjana UNIPA Surabaya. Alih kredit yang dapat dihitung dalam program adalah pengalaman belajar atau kegiatan akademik yang tergolong serumpun dengan mata kuliah umum (MKU), mata kuliah dasar keahlian (MKDK) clan mata kuliah keahlian khusus (MKK).

2.       Pengalaman belajar atau kegiatan akademik yang dimaksud pads ayat (1) diatas dapat berbentuk kuliah tingkat Pascasarjana dalam rangka pencapaian gelar atau non-gelar di lembaga pendidikan tinggi lain di dalam atau di luar negeri yang diakui.

3.       Penilaian terhadap pengalaman belajar dalam rangka alih kredit dilakukan oleh Panitia Penilai Kredit Alihan yang dibentuk oleh Direktur Program Pascasarjana UNIPA Surabaya pada awal semester pertama.

4.       Panitia Penilaian Alih Kredit diketuai oleh Ketua Program Studi dan dibantu oleh penasehat akademik dengan tugas menilai pengalaman belajar serta karya akademik mahasiswa. Hasil penilaian Panitia ini perlu segera diberitahukan kepada mahasiswa yang bersangkutan selambat-lambatnya sebelum semester dimulai karena dil: dalam menyusun program studinya.

5.       Jumlah satuan semester (sks) yang dapat dialihkan paling banyak 60% dari keseluruhan sks yang dipersyaratkan, dan kredit alihan yang dimaksud berasal lebih dari satu komponen program, yaitu mata kuliah umum (MKU), mata kuliah dasar keahlian (MKDK) dan mata kuliah keahlian khusus (MKK).