Berawal dari sebuah perguruan tinggi perjuangan untuk peningkatan mutu guru yang bernama IKIP PGRI Sarmidi Mangun Sarkoro (1971) dan selanjutnya berubah menjadi IKIP PGRI Surabaya (SK Mendikbud No. 070/07/1985) dan dalam perkembangannya melakukan revitalisasi dan merger kelembagaan dengan STTL Adi Buana Surabaya (SK Mendikbud RI No. 47/D/O/1 998, menjadi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya), di bawah naungan Perkumpulan Pembinaan Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi PGRI Surabaya (PPLP PT PGRI Surabaya).  

Selanjutnya pada tanggal 23 Juni 1999 dibuka Program Pascasarjana (S2) bidang Teknologi Pembelajaran (SK Dikti No.306/DIKTI/Kep/1999) yang merupakan suatu implementasi tanggung jawab profesional dibidang pendidikan dan pengajaran. Sejak tahun 2006 Program Pascasarjana Program Studi Teknologi Pembelajaran telah diakreditasi oleh BAN-PT dengan hasil berperingkat A (Sangat Baik) berdasarkan sertifikasi BAN-PT No.000629/Ak-V/S2- 0 1 2/PVTPD/S2/1/X 2006.

Status akreditasi peringkat "A" membawa dampak yang luar biasa terhadap perkembangan Program Pascasarjana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Salah satu dampak dari status akreditasi "A" adalah komitmen peningkatan kualitas pembelajaran yang diwujudkan dalam pemberian kesempatan seluas-luasnya kepada dosen untuk mengikuti pendidikan strata tiga (S3), perbaikan infrastruktur serta perbaikan layanan kepada masyarakat. Komitmen terhadap peningkatan kualitas para dosen selalu digulirkan oleh lembaga untuk menjadikan Program Pascasarjana Univrsitas PGRI Adi Buana Surabaya menjadi lembaga yang terhormat dan bermartabat yang pada akhirnya mampu memberikan sumbangsih dalam dunia pendidikan seoptimal mungkin dalam wujud perubahan paradigms Sainteks yang berbasis research university menuju entrepreneurship university secara gradual.